Langsung ke konten utama

BULETIN LAZIS MUTIARA UMMAH EDISI #3 "SEDEKAH PAGI"


 Sedekah Pagi
“Tiada sehari pun sekalian hamba memasuki suatu pagi, kecuali ada dua malaikat yang turun. Salah satu dari keduanya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang menafkahkan hartanya’. Sementara yang lain berkata, ‘Ya Allah, berikanlah kebinasaan kepada orang yang menahan hartanya’.” (HR Bukhari dan Muslim)
Sahabat, alangkah dahsyatnya sedekah pagi hari jika kita mengetahuinya. Dan alangkah beruntung orang yang bisa merutinkan sedekah pagi.
Tentu saja sedekah yang dimaksud tak hanya terbatas pada sedekah harta, tapi juga sedekah dalam bentuk kebaikan lainnya, khususnya bagi orang-orang yang Allah uji dalam bentuk sempitnya rezeki, dapat bersedekah dengan melakukan hal-hal baik yang terhitung sedekah :
“Setiap kebaikan itu bernilai sedekah. Di antara hal yang termasuk kebaikan adalah engkau menemui saudaramu dengan wajah yang berseri dan engkau tuangkan air dari embermu ke bejana saudaramu.” (HR. At-Tirmidzi dan Al-Albani menshahihkannya)
Mengapa penting bersedekah di pagi hari? Berikut ini beberapa alasan perlunya merutinkan sedekah pagi:
1. Sesungguhnya setiap persendian kita memiliki kewajiban bersedekah tiap harinya.
Sahabat, bukankah kita amat beruntung masih dapat menikmati udara pagi? Membuka mata untuk kembali beramal hari ini serta bisa bergerak dengan gratis tanpa kesulitan sama sekali? Apakah kita pikir kenikmatan di pagi hari tersebut bisa ditebus? Tentu tidak, akan tetapi setidaknya kita bisa mensyukurinya dengan cara bersedekah dan berbuat baik. 
“Setiap persendian manusia mempunyai kewajiban bersedekah setiap hari ketika matahari terbit.” Beliau bersabda, “Engkau berlaku adil antara dua orang adalah sedekah, engkau membantu seseorang dengan cara mengangkatnya naik ke atas kendaraannya ataupun engkau angkatkan barang-barangnya ke atas kendaraannya adalah sedekah.” Beliau bersabda pula, “Perkataan yang baik adalah sedekah, setiap langkah yang engkau ayunkan menuju shalat adalah sedekah, dan menyingkirkan duri di jalan juga sedekah.” (HR Muslim)
2. Sedekah pagi merupakan cara untuk menolak bala di hari itu.
Aneh sekali jika ada jaminan anti musibah tapi kita mengabaikanya. Bukankah kita semua tidak ada yang aman dari kecelakaan di jalan, musibah perampokan, dan sebagainya? Nah, jika sedekah Allah janjikan dapat menolak bala musibah tersebut, mengapa kita tak melakukannya secara rutin sejak pagi hari?
“Bersegeralah bersedekah, sebab bala bencana tidak pernah bisa mendahului sedekah. Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah. Obatilah penyakitmu dengan sedekah. Sedekah itu sesuatu yang ajaib. Sedekah menolak 70 macam bala dan bencana, dan yang paling ringan adalah penyakit kusta dan sopak (vitiligo).” (HR. Baihaqi & Thabrani) 


 3. Sedekah pagi dapat menjadi bentuk berlomba-lomba dalam kebaikan
“Berlomba-lombalah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan syurga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.” (QS. 57:21)
Sahabat, sedekah pagi dengan rutin dapat menjadi sarana kita berlomba dalam berbuat kebajikan dan memperoleh ampunan Allah. Bukankah sedekah bisa juga dilakukan dengan memperbanyak tahlil, tahmid, dan tasbih? Sesuatu yang amat sederhana namun bernilai besar jika dilakukan dengan kontinyu.
“Sesungguhnya sebagian dari para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, orang-orang kaya lebih banyak mendapat pahala, mereka mengerjakan shalat sebagaimana kami shalat, mereka berpuasa sebagaimana kami berpuasa, dan mereka bershodaqoh dengan kelebihan harta mereka.”
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Bukankah Allah telah menjadikan bagi kamu sesuatu untuk bershodaqaoh? Sesungguhnya tiap-tiap tasbih adalah shodaqoh, tiap-tiap tahmid adalah shodaqoh, tiap-tiap tahlil adalah shodaqoh, menyuruh kepada kebaikan adalah shodaqoh, mencegah kemungkaran adalah shodaqoh dan persetubuhan salah seorang di antara kamu (dengan istrinya) adalah shodaqoh.”
Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah (jika) salah seorang di antara kami memenuhi syahwatnya, ia mendapat pahala?”
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Tahukah engkau jika seseorang memenuhi syahwatnya pada yang haram, dia berdosa. Demikian pula jika ia memenuhi syahwatnya itu pada yang halal, ia mendapat pahala.”  (HR. Muslim no. 2376)
4. Di pagi hari terdapat keberuntungan dan barokah
Mengapa sebaiknya bersedekah sejak pagi tanpa menunggu matahari meninggi atau terbenam? Karena di waktu pagilah mengandung banyak keberkahan dan keberuntungan :
“Bangunlah pagi hari untuk mencari rezeki dan kebutuhan-kebutuhanmu. Sesungguhnya pada pagi hari terdapat barakah dan keberuntungan.” (HR. Thabrani dan Al-Bazzar)
Sahabat, mudah-mudahan kita masuk dalam golongan orang-orang yang rutin melakukan sedekah pagi hari. Caranya bisa banyak sekali, mulai dari yang mengeluarkan uang sampai yang gratis.
Misalnya menggunakan sms atau internet banking tiap pagi untuk menyalurkan sedekah, menabung seribu Rupiah tiap pagi dengan diniatkan untuk sedekah, berwajah ceria dan menyapa tetangga dan tiap orang yang kita temui di jalan, berdzikir seusai Shubuh, dan lain sebagainya. Jika kita meniatkan, insyaa Allah pasti bisa mengerjakannya. Wallaahualam. (SH) Sumber Artikel : Kaya Dengan Sedekah
Rahasia Revolusi Finansial Hakiki
penghasilannya naik 700 kali lipat !
Anda setuju?
Kami siap berbagi solusi 


Salurkan Zakat Infak & Sedekah Terbaik ANDA melalui :

1. Datang langsung ke Kantor LAZIS Mutiara Ummah Jl. Safari Labuh Baru Barat Kec. Payung Sekaki Pekanbaru
2. Layanan jemput ZIS ke 085263963116
3. Transfer ke rekening LAZIS Mutiara Ummah
     Bank Syari’ah Mandiri   7 8 9 7 8 9 1 0 1 2
     a.n.  LAZIS MUTIARA UMMAH
Setelah transfer mohon SMS ke nomor kami
085263963116

Format  SMS :
nama - jumlah - jenis donasi (Infak atau Zakat)
Contoh  : Yusuf - 200.000 - Infak

Ya Allah, berikanlah keberkahan kepada para donatur yang telah menginfakkan sebagian rezkinya. Amin

Kantor :
Jl. Safari
Kel. Labuh Baru Barat
Kec.Payung Sekaki Pekanbaru Prop.Riau
Kode Pos 28292

Program LAZIS Mutiara Ummah




1.    PEDULI PENDIDIKAN
2.    PEDULI PENGHAFAL AL-QUR’AN
3.    PEDULI YATIM & DHU’AFA
4.    PEDULI DAKWAH
5.    PEDULI MASJID
6.   PEDULI KESEHATAN




 #Bagi para pembaca ada yang ingin ditanyakan silahkan komentar di bawah ini 




https://www.facebook.com/Lazismutiaraummah/


LAZIS Mutiara Ummah    – 3 –
 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BULETIN LAZIS MUTIARA UMMAH EDISI #1 "KEUNGGULAN INFAQ ORANG MUSLIM DARI ORANG KAFIR"

                        KEUNGGULAN INFAQ ORANG MUSLIM DARI ORANG KAFIR Apa saja yang dicurahkan seorang muslim baik harta benda , tenaga dan fikiran ataupun diinfaqkan untuk kemaslahatan kaum muslimin  akan mendapatkan pahala disisi Alloh . Sekecil apapun harta benda , tenaga dan fikiran untuk pembangunan masjid, madrasah atau santunan fakir miskin hingga  sesuatu yang diberikan seorang suami untuk istrinya dan amal sholeh lainnya akan diberi pahala oleh Alloh , sebagaimana sebuah hadits shohih : عن سعد ابن أبى وقّاص رضى الله عنه أنَّهُ أخْبَرَهُ أنّ رسول الله صلى الله عليه وسلم قَالَ : " إنَّكَ لَنْ تُنْفِقَ نَفَقَةً تَبْتَغِى بِهَا وَجْهَ الله إلاَّ أجِرْتَ عَلَيْهَا حَتَّى مَا تَجْعَلَ فِى فَمِّ امْرَأتِكَ"  ( رواه بخارى مسلم ) Dari sa’ad bin Abi waqosh rodliyallohu anhu bahwasanya ia menceritakan Rosululoh shollallohu alaihi wasallam pernah bersabda kepadanya : “ sesungguhnya tidaklah engkau mengelua...

BULETIN LAZIS MUTIARA UMMAH EDISI #2 " DAPAT GANTI DARI SEDEKAH"

DAPAT GANTI DARI SEDEKAH مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ “ Tidaklah berkurang harta yang disedekahkan. ” ( HR. Muslim no. 2558, dari Abu Hurairah.) Imam Nawawi  rahimahullah dalam kitab   Al Minhaj Syarh Shahih Muslim , menjelaskan hadist ini dengan : 1.        Harta itu akan diberkahi dan akan dihilangkan berbagai dampak bahaya padanya. Kekurangan harta tersebut akan ditutup dengan keberkahannya. Ini bisa dirasakan secara inderawi dan terbukti sebagaimana pengalaman yang bisa disaksikan . 2.        Walaupun secara dzatnya harta tersebut berkurang, namun kekurangan tadi akan ditutup dengan pahala di sisi Allah dan akan terus ditambah dengan kelipatan yang amat banyak . Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin  rahimahullah   dalam kitab Syarh Riyadhis Sholihin menerangkan hadits di atas dengan mengatakan, “Nabi  shallallahu ‘alaihi wa sallam  tidaklah mengucapkan sesuatu ber...