Langsung ke konten utama

BULETIN LAZIS MUTIARA UMMAH EDISI #2 " DAPAT GANTI DARI SEDEKAH"

DAPAT GANTI DARI SEDEKAH

مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ

“Tidaklah berkurang harta yang disedekahkan.” ( HR. Muslim no. 2558, dari Abu Hurairah.)

Imam Nawawi rahimahullah dalam kitab Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, menjelaskan hadist ini dengan :
1.       Harta itu akan diberkahi dan akan dihilangkan berbagai dampak bahaya padanya. Kekurangan harta tersebut akan ditutup dengan keberkahannya. Ini bisa dirasakan secara inderawi dan terbukti sebagaimana pengalaman yang bisa disaksikan .
2.       Walaupun secara dzatnya harta tersebut berkurang, namun kekurangan tadi akan ditutup dengan pahala di sisi Allah dan akan terus ditambah dengan kelipatan yang amat banyak .

Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah dalam kitab Syarh Riyadhis Sholihin menerangkan hadits di atas dengan mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah mengucapkan sesuatu berdasarkan hawa nafsunya semata. Beliau bersabda, “ Tidaklah berkurang harta yang disedekahkan ”. Kalau dilihat dari sisi jumlah, harta tersebut mungkin saja berkurang. Namun kalau kita lihat dari hakekat dan keberkahannya justru malah bertambah. Boleh jadi kita bersedekah dengan 10 riyal, lalu Allah beri ganti dengan 100 riyal  ( kalau di kurskan ke rupiah , boleh jadi kita bersedekah Rp 35.950 Allah ganti Rp 359.600)
Sebagaimana Firman Allah Ta’ala ,
وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
“Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (QS. Saba’: 39). Allah akan mengganti bagi kalian sedekah tersebut segera di dunia. Allah pun akan memberikan balasan dan ganjaran di akhirat. Allah Ta’ala berfirman,

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِئَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 261).

Ibn Katsir menafsirkan surat Saba : 39 “ Berapapun harta yang kamu sedekahkan berdasarkan perintah Allah dan Allah menghalalkannya , Dia pasti akan menggantinnya di dunia di samping pahala di akhirat yang akan kamu terima sebagai penggantinya ”.
Pengalaman kaum muslimin mendapat ganti dari Allah
Di kisahkan dalam kitab Min ‘Ajaa’ibish Shadaqah , suatu malam ada orang fakir mengetuk pintu rumah seorang ulama , lalu orang alim itu bertanya kepada istrinya tentang sesuatu yang dimilikinya . Sang istri berkata ,“ Kita tidak memiliki apa-apa selain sepuluh butir telur ayam .” Suaminya berkata ,“ Berikanlah telur-telur itu kepadanya .” Maka telur itu diberikannya kepada si fakir , dan disisakan satu butir telur untuk anaknya tanpa sepengetahuan suaminya . Tak lama kemudian , datang seorang tamu mengetuk pintu dan membawa rezeki yang diperuntukkan untuk keduanya sebanyak 90 dinar . Lalu orang alim itu bertanya kepada istrinya , “ Berapa telur yang kamu berikan kepada si fakir ? ” Istrinya menjawab ,“ sembilan butir .” Lalu beliau berkata , “ Kita mendapat 90 dinar , setiap kebaikan dilipatkan sepuluh kali .”
Kisah ini membuktikan kehendak Allah mengganti sedekah keluarga itu dengan berkah sepuluh kali lipat yang nyata tampak di dunia ini dan dapat dirasakan  , apalah lagi pahala yang menanti di akhirat nanti , Insyaa- Allah  
Ada juga yang Allah ganti penyakitnya dengan kesembuhan , sebagaimana diceritakan oleh Ibnu Syaqiq , bahwa Abdullah bin Mubarok pernah ditanya oleh seseorang tentang luka di lututnya yang terus mengeluarkan nanah sejak tujuh tahun lalu. Dia juga sudah berusaha menempuh berbagai macam pengobatan , pergi ke tempat para tabib , namun belum juga menunjukkan hasilnya . Maka Ibnul Mubarok menyarankan , “ pergilah dan buatkanlah sebuah sumur di tempat perkampungan yang membutuhkan air , saya berharap air bisa mengalir di sana , dan ketika itu lukamu akan sembuh . Orang itupun melakukan saran beliau dan kemudian sembuh .
Ada juga pengalaman yang di ceritakan kawan dari sragen jawa tengah kepada penulis mengenai air sumur yang terus menerus mengalir padahal sering di ambil oleh orang-orang kampung pada musim paceklik. Itulah kehendak Allah yang menjadikan ganti air yang lebih banyak dari sebab berkah sedekah air sumur  itu.
Juga pengalaman yang diceritakan pegawai butik batik tabir di Riau tentang sedekah pemilik butik kepada seorang yang membutuhkan sarana untuk bisnis lalu Allah mengganti dengan dilancarkan usaha butiknya dan langsung mendapat keuntungan bersih 15 juta rupiah .
Termasuk pengalaman yang kemungkinan besar dirasakan oleh muhsinin , donatur dan pembaca buletin ini , wallahu a’ lam .
Begitulah keajaiban berkah sedekah di dunia, sedangkan berkah sedekah di akhirat lebih hebat lagi dan lebih dahsyat . Allah ganti dengan sesuatu yang menggembirakan di dunia ini dan akhirat nanti .
Dan sebenarnya manfaat sedekah lebih banyak dan lebih besar didapatkan oleh pemberi daripada penerima . Sebagaimana firman Allah dalam Surat Al Baqarah : 272  ,“ Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan ( di jalan Allah ) , maka ( faedahnya ) itu untuk kamu sendiri .” juga firman Nya : “ Jika kamu berbuat baik , maka sesungguhnya kamu berbuat baik untuk diri kamu sendiri .” ini menjadi kaidah umum untuk seluruh kebaikan .
Ya Allah mudahkanlah kami dalam melakukan ketaatan dan kebaikan . Amin .
 

 https://www.facebook.com/Lazismutiaraummah/





Komentar

  1. Alhamdulillah... Bagi yang Ingin bertanya boleh dipostkan di komentar, Insya Allah kita jawab

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

BULETIN LAZIS MUTIARA UMMAH EDISI #3 "SEDEKAH PAGI"

  Sedekah Pagi “Tiada sehari pun sekalian hamba memasuki suatu pagi, kecuali ada dua malaikat yang turun. Salah satu dari keduanya berkata, ‘Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang menafkahkan hartanya’. Sementara yang lain berkata, ‘Ya Allah, berikanlah kebinasaan kepada orang yang menahan hartanya’.” (HR Bukhari dan Muslim) Sahabat, alangkah dahsyatnya sedekah pagi hari jika kita mengetahuinya. Dan alangkah beruntung orang yang bisa merutinkan sedekah pagi. Tentu saja sedekah yang dimaksud tak hanya terbatas pada sedekah harta, tapi juga sedekah dalam bentuk kebaikan lainnya, khususnya bagi orang-orang yang Allah uji dalam bentuk sempitnya rezeki, dapat bersedekah dengan melakukan hal-hal baik yang terhitung sedekah : “Setiap kebaikan itu bernilai sedekah. Di antara hal yang termasuk kebaikan adalah engkau menemui saudaramu dengan wajah yang berseri dan engkau tuangkan air dari embermu ke bejana saudaramu.” (HR. At-Tirmidzi dan Al-Albani menshahihkannya) Menga...

BULETIN LAZIS MUTIARA UMMAH EDISI #1 "KEUNGGULAN INFAQ ORANG MUSLIM DARI ORANG KAFIR"

                        KEUNGGULAN INFAQ ORANG MUSLIM DARI ORANG KAFIR Apa saja yang dicurahkan seorang muslim baik harta benda , tenaga dan fikiran ataupun diinfaqkan untuk kemaslahatan kaum muslimin  akan mendapatkan pahala disisi Alloh . Sekecil apapun harta benda , tenaga dan fikiran untuk pembangunan masjid, madrasah atau santunan fakir miskin hingga  sesuatu yang diberikan seorang suami untuk istrinya dan amal sholeh lainnya akan diberi pahala oleh Alloh , sebagaimana sebuah hadits shohih : عن سعد ابن أبى وقّاص رضى الله عنه أنَّهُ أخْبَرَهُ أنّ رسول الله صلى الله عليه وسلم قَالَ : " إنَّكَ لَنْ تُنْفِقَ نَفَقَةً تَبْتَغِى بِهَا وَجْهَ الله إلاَّ أجِرْتَ عَلَيْهَا حَتَّى مَا تَجْعَلَ فِى فَمِّ امْرَأتِكَ"  ( رواه بخارى مسلم ) Dari sa’ad bin Abi waqosh rodliyallohu anhu bahwasanya ia menceritakan Rosululoh shollallohu alaihi wasallam pernah bersabda kepadanya : “ sesungguhnya tidaklah engkau mengelua...