DAPAT GANTI DARI SEDEKAH
مَا نَقَصَتْ
صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ
“Tidaklah berkurang harta yang
disedekahkan.” ( HR. Muslim no. 2558, dari Abu Hurairah.)
Imam Nawawi rahimahullah dalam kitab Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, menjelaskan hadist ini dengan :
1.
Harta itu akan diberkahi dan akan dihilangkan berbagai
dampak bahaya padanya. Kekurangan harta tersebut akan ditutup dengan
keberkahannya. Ini bisa dirasakan secara inderawi dan terbukti sebagaimana
pengalaman yang bisa disaksikan .
2.
Walaupun secara dzatnya harta tersebut berkurang,
namun kekurangan tadi akan ditutup dengan pahala di sisi Allah dan akan terus
ditambah dengan kelipatan yang amat banyak .
Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah dalam
kitab Syarh Riyadhis Sholihin menerangkan
hadits di atas dengan mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa
sallam tidaklah mengucapkan sesuatu berdasarkan hawa nafsunya
semata. Beliau bersabda, “ Tidaklah berkurang harta yang
disedekahkan ”. Kalau dilihat dari sisi jumlah, harta
tersebut mungkin saja berkurang. Namun kalau kita lihat dari hakekat dan
keberkahannya justru malah bertambah. Boleh jadi kita bersedekah dengan 10
riyal, lalu Allah beri ganti dengan 100 riyal ( kalau di kurskan ke rupiah , boleh jadi kita
bersedekah Rp 35.950 Allah ganti Rp 359.600)
Sebagaimana Firman Allah Ta’ala ,
وَمَا
أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
“Dan barang apa saja yang kamu
nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezki yang
sebaik-baiknya.” (QS. Saba’: 39). Allah akan mengganti bagi kalian
sedekah tersebut segera di dunia. Allah pun akan memberikan balasan dan
ganjaran di akhirat. Allah Ta’ala berfirman,
مَثَلُ
الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ
أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِئَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ
يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
“Perumpamaan (nafkah yang
dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah
serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir
seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki.
Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al
Baqarah: 261).
Ibn Katsir menafsirkan surat Saba : 39 “
Berapapun harta yang kamu sedekahkan berdasarkan perintah Allah dan Allah
menghalalkannya , Dia pasti akan menggantinnya di dunia di samping pahala di
akhirat yang akan kamu terima sebagai penggantinya ”.
Pengalaman kaum muslimin mendapat
ganti dari Allah
Di kisahkan dalam kitab Min ‘Ajaa’ibish Shadaqah ,
suatu malam ada orang fakir mengetuk pintu rumah seorang ulama , lalu orang
alim itu bertanya kepada istrinya tentang sesuatu yang dimilikinya . Sang istri
berkata ,“ Kita tidak memiliki apa-apa selain sepuluh butir telur ayam .”
Suaminya berkata ,“ Berikanlah telur-telur itu kepadanya .” Maka telur itu
diberikannya kepada si fakir , dan disisakan satu butir telur untuk anaknya
tanpa sepengetahuan suaminya . Tak lama kemudian , datang seorang tamu mengetuk
pintu dan membawa rezeki yang diperuntukkan untuk keduanya sebanyak 90 dinar .
Lalu orang alim itu bertanya kepada istrinya , “ Berapa telur yang kamu berikan
kepada si fakir ? ” Istrinya menjawab ,“ sembilan butir .” Lalu beliau berkata
, “ Kita mendapat 90 dinar , setiap kebaikan dilipatkan sepuluh kali .”
Kisah ini membuktikan kehendak Allah mengganti
sedekah keluarga itu dengan berkah sepuluh kali lipat yang nyata tampak di
dunia ini dan dapat dirasakan , apalah
lagi pahala yang menanti di akhirat nanti , Insyaa- Allah
Ada juga yang Allah ganti penyakitnya dengan
kesembuhan , sebagaimana diceritakan oleh Ibnu Syaqiq , bahwa Abdullah bin
Mubarok pernah ditanya oleh seseorang tentang luka di lututnya yang terus
mengeluarkan nanah sejak tujuh tahun lalu. Dia juga sudah berusaha menempuh berbagai
macam pengobatan , pergi ke tempat para tabib , namun belum juga menunjukkan
hasilnya . Maka Ibnul Mubarok menyarankan , “ pergilah dan buatkanlah sebuah
sumur di tempat perkampungan yang membutuhkan air , saya berharap air bisa
mengalir di sana , dan ketika itu lukamu akan sembuh . Orang itupun melakukan
saran beliau dan kemudian sembuh .
Ada juga pengalaman yang di ceritakan kawan dari
sragen jawa tengah kepada penulis mengenai air sumur yang terus menerus
mengalir padahal sering di ambil oleh orang-orang kampung pada musim paceklik.
Itulah kehendak Allah yang menjadikan ganti air yang lebih banyak dari sebab
berkah sedekah air sumur itu.
Juga pengalaman yang diceritakan pegawai butik batik
tabir di Riau tentang sedekah pemilik butik kepada seorang yang membutuhkan
sarana untuk bisnis lalu Allah mengganti dengan dilancarkan usaha butiknya dan
langsung mendapat keuntungan bersih 15 juta rupiah .
Termasuk pengalaman yang kemungkinan besar dirasakan
oleh muhsinin , donatur dan pembaca buletin ini , wallahu a’ lam .
Begitulah keajaiban berkah sedekah di dunia,
sedangkan berkah sedekah di akhirat lebih hebat lagi dan lebih dahsyat . Allah
ganti dengan sesuatu yang menggembirakan di dunia ini dan akhirat nanti .
Dan sebenarnya manfaat sedekah lebih banyak dan
lebih besar didapatkan oleh pemberi daripada penerima . Sebagaimana firman
Allah dalam Surat Al Baqarah : 272 ,“
Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan ( di jalan Allah ) , maka (
faedahnya ) itu untuk kamu sendiri .” juga firman Nya : “ Jika kamu berbuat
baik , maka sesungguhnya kamu berbuat baik untuk diri kamu sendiri .” ini
menjadi kaidah umum untuk seluruh kebaikan .
Ya Allah mudahkanlah kami dalam melakukan ketaatan
dan kebaikan . Amin .
https://www.facebook.com/Lazismutiaraummah/
Alhamdulillah... Bagi yang Ingin bertanya boleh dipostkan di komentar, Insya Allah kita jawab
BalasHapus